Suedi Husein: Saya Tidak Punya Hutang Kasus
Hukrim - Jefry
Rabu, 12/06/2013 - 22:27:19 WIB
 |
Suedi Husein
|
TERKAIT:
DARIRIAU.com, JAKARTA - Brigjen Pol Suedi Husein merupakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau terlama menjabat di bumi Lancang Kuning. Selama menjabat Suedi Husein mengaku sangat terkesan dengan masyarakat Riau. Dia mengatakan bahwa selama menjabat orang nomor satu di Polda Riau, keamanan di Riau berjalan kondusif. Salah satu kuncinya adalah kedekatannya dengan masyarakat Riau.
Berikut wawancara singkat dengan Suedi Husein usai acara serah terima jabatan.
Bagaimana perasaan anda menjadi Kapolda Riau terlama dibanding Kapolda-Kapolda Riau sebelumnya?
Tiga tahun waktu yang lama, kebetulan dipercaya, Sebaiknya tanya kepada yang mempercayai saya.
Bagaimana resep dan kesan selama tiga tahun menjabat Kapolda Riau selama tiga tahun?
Saya akrab dengan orang-orang di sana, Alhamdulillah tidak ada kerusuhan bersifat nasional, hanya lingkup kabupaten saja, provinsi saja tidak.
Kejahatan yang sulit diberantas?
Lebih sulit beratnas narkoba daripada konflik-konflik lain di Riau yang mudah diatasi. Yang lebih sulit karena berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, pantai panjang sehingga sulit mendeteksi apalagi jika tidak melalui pelabuhan resmi. Perlu ekstra keras agar narkoba tidak masuk ke Riau.
Ada pesan khusus untuk Kapolda baru?
Tidak sulit memimpin Riau, buktinya saya berhasil memimpin Riau. Aman-aman saja, yang penting dekat masyarakat. Hadapi permasalahan dengan cepat, memimpin anggota cepat tampil
Selama tiga tahun menjadi Kapolda, apakah anda memiliki hutang kasus?
Tak ada hutang kasus.
Bagaimana dengan kasus judi yang baru saja terungkap di Pekanbaru?
Judi diproses secara professional, silahkan Kapolda Riau berikutnya melanjutkan. Tinggal disidik, difaktakan, dilengkapi pembuktiannya oleh Kapolda. Tidak masalah,
Kenapa kasus judi baru diungkap menjelang mutasi?
Judi sudah dipantau sejak lama. Hanya timing pas jelang mutasi itu. Judi itu sama dengan narkoba juga. Harus lidik terlebih dulu agar tidak gagal saat operasinya. Sebelum operasi, saya sudah tahu, tapi anggota tidak saya sampaikan.
Bagaimana dengan perkembang para tersangka?
Lokasi pertama, empat pengelola. Lokasi kedua; tiga pengelolanya. Jadi jumlahnya 17+17 menjadi 34 orang, Sisanya pemain. Pengelola sudah ditahan.
Soal ada lagi di atas tergantung TSK yang sekarang. Dia harus ngomong siapa dibalik dia, kalau dia. Siapa yang menyuruh dia, siapa menugaskan dia, siapa yang membeayai dia. Kalau penyidik harus cari pembuktian lain.
Pesan untuk Kapolda Baru Jelang Pilgub?
Polisi hanya mengamankan, jangan ikut-ikutan berpolitik. Siapkan pengamanan yang baik agar jalannya pilgubri berjalan lancer dan memilih pemimpin kompeten untuk memimpin Riau. Itu masyarakat nanti yang menilai. Silahkan masyarakat menilai, memilih, karena itu menentukan Riau 5 tahun ke depan.
Himbauan kepada masyarakat Riau jelang Pilgub?
Selain harus hati, harus punya kemampuan oh itu pemimpin yang bisa membawa Riau. Misalnya saudara saya mencalonkan, tapi kalau saudara saya tidak punya kompetensi, saya harus berani tidak memilih saudara saya, karena saya tahu dia tidak kompeten. Kalau saya pun tidak kenal, tapi kalau kompeten memilih Riau, saya pilih dia. Karena menyangkut 5 juta orang, maka kita tidak boleh salah memilih. (gsu)
(121) Dibaca - (0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|