Berbagai Kegiatan Meriahkan Detik-Detik Pergantian Tahun
Rabu, 02/01/2013 - 10:05:07 WIB
TEMBILAHAN - Menyambut datangnya tahun baru 2013 M, ribuan masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan menggelar berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan keagamaan, hiburan hingga konvoi di jalanan.
Momen yang pastinya ditunggu-tunggu setiap pergantian tahun ini selalu meriah dan disambut dengan suka cita oleh masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Kendati demikian, ada juga sebagian mereka yang tidak mau ikut menyibukkan diri dengan suasana dan hiruk-pikuk yang terlihat hampir di setiap sudut dan jalanan kota, serta menganggap momen pergantian tahun ini merupakan hal yang biasa, sehingga tidak harus dirayakan.
Seperti yang dikatakan Imah, salah seorang warga Kota Tembilahan. Diakuinya, detik-detik pergantian tahun memang suatu momen yang hanya bisa ditemui setahun sekali. Namun, hal itu tidak lantas harus dijadikan alasan untuk melakukan berbagai kegiatan yang hanya sifatnya hura-hura saja.
"Kemarin, tahun baru Hijriah suasananya biasa saja. Jadi, tak mesti tahun baru Masehi ini luar biasa. Alangkah lebih baik, pergantian tahun ini kita jadikan sebagai momen untuk mengintrospeksi diri agar menjadi insan yang lebih baik di masa mendatang," tutur Imah, mahasiswa Unisi Tembilahan ini.
Berbeda dengan penuturan Dedi, warga Kota Tembilahan lainnya. Menurutnya, malam pergantian tahun merupakan suatu momen dimana kita memasuki tahun yang baru dan meninggalkan tahun sebelumnya, dengan tentunya harus menyiapkan berbagai rencana yang baru pula. Sehingga, perlu dimeriahkan dan disambut dengan penuh kebahagiaan.
"Acara yang kita buat malam ini hanyalah sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur kita karena masih diberikan kesempatan bertemu dengan tahun yang baru. Mudah-mudahan, tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Dedi saat ditemui disela-sela kagiatan bakar ayam menyambut pergantian tahun, Senin (31/12) malam.
Hal senada juga diungkapkan Rahmat, warga Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka. Dijelaskannya, kegiatan api unggun yang meraka laksanakan dalam rangka menyambut malam pergantian tahun ini tidak lebih dari sekedar ajang silaturrahmi antar sesama tetangga dan warga setempat.
"Mungkin pada tahun kemarin ada diantara kita yang tidak bertegur sapa dan berselisih faham. Jadi, melalui momen ini kita harapkan dapat lebih mempererat hubungan antar sesama, dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan," imbuhnya.
Pantauan di lapangan, pada malam menjelang detik-detik pergantian tahun, hampir di setiap sudut Kota Tembilahan terdapat berbagai kegiatan yang dilaksanakan masyarakat dalam rangka menyambut tahun baru, diantaranya dzikir dan ceramah agama, orgen tunggal, kesenian madihin, perlombaan-perlombaan, bakar jagung dan ayam, serta api unggun.
Selain itu, juga tampak diramaikan oleh para pedagang musiman, seperti pedagang terompet, bando dan asesoris yang berhubungan dengan tahun baru.
Kemudian, ketika menunjukkan pukul 00.00 WIB, secara serentak masyarakat menyalakan kembang api dan meniup terompet sambil melakukan konvoi di jalan-jalan, sebagai tanda berakhirnya tahun 2012 dan masuk tahun baru 2013. (fad)