| | | | | | |
Kamis, 04 Juni 2020  
DariRiau.com / Olahraga / Blunder Waketum PSSI soal Pengganti Ratu Tisha

Blunder Waketum PSSI soal Pengganti Ratu Tisha


Kamis, 16/04/2020 - 10:11:35 WIB
Ratu Tisha Destria
DARIRIAU.COM – Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri dinilai melakukan blunder fatal. Dia menyebut kekosongan posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang ditinggalkan Ratu Tisha Destria akan diisi oleh Wakil Sekjen, Maaike Ira Puspita, yang merupakan adik ipar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Namun, Cucu meralat ucapannya setelah mengetahui pernyataanya soal pengganti Ratu Tisha menjadi polemik. 
Dalam pernyataan barunya, Selasa (14/4/2020), Cucu mengatakan penetapan pengganti Tisha tidak mudah. Perlu mekanisme yang harus dilalui untuk menetapkan pengganti Tisha.

Kelabilan Cucu pun mendapat sorotan dari anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro. Dia menilai pernyataan Cucu seakan-akan atas perintah Ketum PSSI. Padahal, Iriawan belum berujar demikian.

"Waketum seharusnya sudah tahu dan paham tentang Statuta PSSI. Jangan membuat statement yang dapat menjadi blunder pemberitaan dan menjadi kontra opini," kata Haruna kepada wartawan.

Haruna mengatakan, posisi Sekjen bisa dibilang sebagai ujung tombaknya PSSI. Oleh karena itu, tak bisa sembarangan orang menduduki posisi tersebut. Sosok Sekjen, menurut Haruna harus paham dengan persepakbolaan Tanah Air sehingga bisa menjalankan tugasnya secara maksimal.

"Dia harus menguasai sejumlah bidang di antaranya memelihara rekening keuangan PSSI dan menjaga hubungan baik antara anggota PSSI dan antar federasi. Dengan demikian jelas Sekjen PSSI harus memiliki pengetahuan luas dan pandai berkomunikasi," ucapnya.

Di sisi lain, Tisha mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin 13 Maret 2020 melalui akun media sosial pribadinya. Tisha terpilih menjadi Sekjen PSSI pada Juli 2017. Perempuan lulusan Institut Teknologi Bandung itu menggantikan posisi Ade Wellington yang juga mengundurkan diri pada April 2017.

Tisha berhasil mengalahkan sejumlah pesaing lainnya, termasuk Alief Syachviar dan T. Alvin Aprianto. Tisha juga menjadi wanita pertama yang menduduki posisi Sekjen dalam sejarah PSSI. Sebelum menjadi Sekjen PSSI selama dua setengah tahun, Tisha juga pernah menjabat sebagai manajer kompetisi Indonesia Soccer Championship. (Viva)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)