| | | | | | |
Kamis, 04 Juni 2020  
DariRiau.com / Ragam / Warga Pelalawan Ini Sukses Terbangkan Pesawat Rakitannya Sendiri

Warga Pelalawan Ini Sukses Terbangkan Pesawat Rakitannya Sendiri


Jumat, 20/03/2020 - 20:08:13 WIB

DARIRIAU.COM - Pesawat terbang rakitan Edi Sr, Warga Desa Langkan Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan akhirnya bisa terbang setelah beberapa kali diujicoba.

Pesawat rakitan tersebut berhasil diterbangkan oleh bapak tiga anak ini di jalan Koridor PT RAPP Kilometer 20, Rabu (18/3/2020) lalu.

Saat dihubungi Jumat (20/3/2020), Edi mengungkapkan jika dirinya sempat was-was dan gemetaran ketika ia berhasil menerbangkan pesawat buatannya itu. Pasalnya, ia sudah 15 kali sempat gagal terbang.

Sebelumnya, Edi sempat gagal mengudara saat melakukan uji coba 'take off' di sekitar perkampungan daerah Desa Langkan, Kecamatan Langgam. Hal ini oleh keterbatasan landasan pacu.

Edi merakit pesawat rakitan ini hanya bermodalkan, mesin speedboat jenis Yamaha dan barang rongksokan besi bekas. Pria 45 tahun memang sehari-hari berprofesi sebagai montir.

"Sebetulnya dari empat tahun yang lalu sudah dirancang namun lantaran keterbatasan dana baru beberapa bulan ini terwujud. Jika ditotal menghabiskan duit Rp 45 juta," cakapnya.

Edi yang sudah berdomisili di Desa Langkan selama 11 tahun, hanya sempat mengecap pendidikan dibangku SMP. Ia terobsesi membuat pesawat terbang karena melihat kondisi Kecamatan Langgam setiap tahun menjadi langganan banjir.

"Terobsesi membuat pesawat ini, lantaran di Langgam banjir melulu setiap tahun. Jika pesawat ini terwujud setidaknya, bisa menjadi modal transportasi," jelasnya.

Edi mengaku merakit pesawat ini hanya bermodalkan coba-coba. Selain itu pula merakitnya dengan modal belajar di Youtube. "Awalnya, coba-coba saja, dan belajar merakit di Youtube," ujarnya.

Uji coba pertama, kata dia, dilakukan di lapangan sepakbola Desa Langkan. Hanya saja saat itu tidak bisa terbang. Kemudian, untuk uji coba terbang dilakukan di jalan Koridor PT RAPP KM 20.

"Untuk uji coba di jalan koridor ini hanya memakan landasan pacu kurang lebih 50 meter. Saat dites menunggu jalan sepi. Kemarin itu sempat terbang, tapi lantaran stelan gas bermasalah, jatuh. Jatuhnya pun kayak layang-layang gitu," tandasnya, seraya mengatakan pada saat uji coba warga pada senang semunya. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)