| | | | | | |
Senin, 01 Juni 2020  
DariRiau.com / Politik / Riuh Jelang Musda, Tokoh Golkar Ini Sarankan Andi Rachman dan Syamsuar Hindari Persaingan Terbuka

Riuh Jelang Musda, Tokoh Golkar Ini Sarankan Andi Rachman dan Syamsuar Hindari Persaingan Terbuka


Senin, 24/02/2020 - 14:15:56 WIB

DARIRIAU.COM - Mantan Ketua DPD Partai Golkar Siak dua periode, H. Endang Sukarelawan turut mengemukakan pendapatnya terkait Musda Golkar Riau yang akan digelar pada tanggal 1 dan 2 Maret mendatang.

Ia memberikan pendapat terkait dua calon yang akan bersaing, yakni petahana Arsyadjuliandi Rachman dan gubernur Riau, Syamsuar.

Dilansir CAKAPLAH.com, Endang Sukarelawan mengatakan, majunya dua kader terbaik partai golkar Provinsi Riau pada Musda  Golkar bulan Maret 2020 tersebut, memang sudah diduga jauh hari.

Ia juga menilai sepertinya kecil kemungkinan akan munculnya kader terbaik golkar lain diajang Musda

"Saya memang meminta kepada Syamsuar untuk kembali ke Golkar dan ikut bersaing menjadi ketua DPD Partai Golkar Riau dengan sungguh sungguh. Syamsuar sosok yang saya kenal, yang berpengalaman dari bawah tingkat Kecamatan sampai menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Siak. Pengalaman itu akan lebih memudahkan Syamsuar dalam memetakan lergerakan untuk merebut kemenangan Partai Golkar di Pemilu mendatang," tutur kader senior Partai Golkar tersebut.

Ia mengatakan, kedua sosok ini memiliki kelebihan masing-masing. Sehingga tak heran, majunya kedua tokoh ini membuat suasana jelang Musda menjadi riuh. Bahkan, sejumlah kader tidak satu suara dalam musda ini. Ada yang mendukung Andi Rachman melanjutkan kepemimpinan di Golkar, ada pula yang menyorong nama Syamsuar untuk maju.

Endang mengatakan, tidak mudah memang untuk bersaing dengan ketua Partai Golkar petahana Andi Rachman. Karena kata Endang, ketua DPD DPD II Partai Golkar se-Riau saat ini adalah bentukan masa Andi Rachman.

"Mungkin akan lebih manis, bila kedua mereka bisa kompromi politik untuk tidak bersaing terbuka, karena persaingan terbuka membuat kader partai terbelah dan ini akan bisa mempengaruhi pergerakan kader. Walaupun pada akhirnya kader itu akan menyatu kembali usai Musda, tapi tetap saja ditandai mana yang mendukung dan mana yang tidak," kata Endang lagi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, walaupun kecil kemungkinan akan munculnya calon selain Syamsuar dan Andi Rachman, akan tetapi masih ada kader terbaik partai Golkar lainnya yang akan siap memimpin Partai Golkar Riau ini.

"Bisa saja pada wakti genting nanti kader lain maju. Antara lain Harris yang saat ini Bupati Pelalawan dan Sukarmis yang saat ini menjadi anggota DPRD Riau dan mantan bupati Kuansing. Bisa saja mereka maju apabila keadaan mendesak dan diminta untuk maju," cakapnya lagi.

Sebagai orang yang pernah duduk tiga periode di Wakil Ketua Bidang OKK/Pemenangan Pemilu DPD Partai GOLKAR Riau, Endang mengatakan,  lertarungan merebut jabatan Ketua DPD Partai Golkar Riau memang sangat strategis untuk 5 tahun kedepan. Akan tetapi yang lebih penting lagi adalah dalam menyusun kabinet partai Golkar itu adalah bagian yang sangat menentukan berjalannya roda Partai dengan baik menuju kemenangan Partai.

"Duduk bersama lebih baik, tapi kalau tak bisa kompromi ya bersaing sehatlah, biar kader tidak terpecah," tukasnya.(ckp)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)