| | | | | | |
Sabtu, 07 Desember 2019  
DariRiau.com / Internasional / 3 Pengungsi Afghanistan di Pekanbaru Sukarela Pulang ke Negaranya

3 Pengungsi Afghanistan di Pekanbaru Sukarela Pulang ke Negaranya


Rabu, 27/11/2019 - 08:31:09 WIB

DARIRIAU.COM - Tiga pengungsi asal Afganistan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dipulangkan ke negaranya secara sukarela, Selasa (26/11/2019). Tiga pengungsi itu sudah bertahun-tahun tinggal di Pekanbaru.

"Tiga warga negara Afghanistan itu atas nama Abdul Hassan Misbah dan kawan-kawan. Mereka sudah berada di Pekanbaru lebih kurang selama enam tahun," ujar Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Junior M Sigalingging.

Pemulangan secara sukarela dilaksanakan berdasarkan surat permohonan kepada International Organization for Migration (IOM ).

"Ketiga orang itu mengajukan untuk dilakukan pemulangan secara sukarela /AVR (Assisted Voluntary Return)," tambah Junior.

Junior mengatakan, ketiga pengungsi itu diberangkatkan ke negaranya dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta menggunakan pesawat Batik Air kode penerbangan ID6851. "Dipulangkan Selasa pagi," ucap Junior.

Sesampai di Jakarta, petugas Rudenim Pekanbaru membawa tiga pengungsi itu ke Kedutaan Besar Republik Islam Afghanistan di Jakarta untuk proses administrasi. Setelah itu, ketiganya kembali menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan pengawalan petugas dari Rudenim Pekanbaru.

Ketiga warga Afghnistan diterbangkan ke negaranya pada Rabu (27/11/2019) sekitar pukul 00.15 WIB menumpang pesawat Emirates dengan kode penerbangan EK359 menuju Dubai Internasional Airport .

"Selanjutnya menggunakan pesawat Emirates kode penerbangan EK640 pukul 11.00 waktu setempat menuju Kabul International Airport," tutur Junior.

Selain pemulangan tiga warga Afghanistan, Rudenim Pekanbaru juga memindahkan satu keluarga pengungsi warga Iran atas nama Aredishir Quarbanzade dari Wisma Indah Sari ke Wisma Orchid. Pemindahan suami istri itu ke penampungan di bawah pengawasan Rudenim Pekanbaru itu difasilitasi IOM.

Kedua orang tersebut sebelumnya merupakan pencari suaka yang ditolak status pengungsinya (final rejected). Mereka telah berada di Indonesia sejak tanggal 27 Juli 2013. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)