| | | | | | |
Senin, 18 November 2019  
DariRiau.com / Budaya / BK DPRD Pekanbaru Laporkan Hasil Kerjanya Saat Rapat Paripurna

BK DPRD Pekanbaru Laporkan Hasil Kerjanya Saat Rapat Paripurna


Selasa, 10/09/2019 - 15:05:58 WIB

DARIRIAU.COM - Rapat Paripurna yang disegelenggarakan oleh DPRD Kota Pekanbaru pada Ahad (1/9/2019) malam kemarin, ternyata tidak hanya untuk penyampaian Ranperda APBD Tahun Anggaran 2020 dan Ranperda APBD 2019. Tapi juga diikuti oleh Paripurna Laporan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru.

Dimana di dalam Paripurna tersebut BK memutuskan bahwa Ida Yulita Susanti SH anggota DPRD Kota Pekanbaru ini bersalah dalam Sidang Kode Etik yang digelar BK DPRD Kota Pekanbaru beberapa hari yang lalu. Pada Sidang Paripurna yang berlangsung Senin (2/9/2019) dinihari BK memutuskan memberi Sanksi Kode Etik teguran tertulis kepada Ida.

Pembacaan putusan dibacakan secara bergantian oleh Majelis BK yang diketuai oleh Masni Ernawati dari Fraksi Golkar dan Anggota Pangkat Purba serta Yusrizal.

BK mengeluarkan keputusan sanksi kode etik teguran tertulis terhadap Ida yang merupakan kader Partai Golkar tersebut,dengan dugaan melakukan pencemaran nama baik pelapor Sahril serta melecehkan lembaga BK DPRD sebagaimana juga tidak bersikap dan berperilaku sebagai anggota DPRD.

"Jadi saudari Ida Yulita Susanti bersalah secara kode etik," kata Ketua BK DPRD Pekanbaru Masni Ernawati saat membacakan putusan.

Terpisah, Ida Yulita Susanti melalui penasehat hukumnya Asep Ruhiat SH, menilai keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru tersebut, sangat keliru. "Secara administrasi putusannya (BK DPRD,red) cacat hukum," cetus Asep, kepada wartawan, saat dikonfirmasi usai pembacaan putusan.

Dijelaskannya lebih lanjut, adanya poin yang menyebutkan Ida Yulita Susanti tidak pernah menghadari panggilan dalam Sidang Kde Etik yang digelar oleh BK DPRD Kota Pekanbaru itu, tidak benar adanya. (ADV)







| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)