| | | | | | |
Selasa, 24 09 2019  
DariRiau.com / Hukrim / Usut Proyek Sapi, Kejati Panggil Plt Kadisnak Keswan Riau

Usut Proyek Sapi, Kejati Panggil Plt Kadisnak Keswan Riau


Jumat, 26/07/2019 - 09:02:27 WIB

DARIRIAU.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengusut dugaan korupsi pengadaan sapi dan kambing tahun 2017-2018 di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Riau. Anggaran proyek ini mencapai Rp7,3 miliar.

Penangan perkara ini dilakukan dengan pemanggilan sejumlah pihak terkait untuk diklarifikasi. Di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakkeswan Riau, Elly Suryani, yang dipanggil pada Kamis (25/7/2019).

Elly datang ke Kantor Kejati Riau di Jalan Arifin Achmad sekitar pukul 09.00 WIB. Elly yang mengenakan baju batik warna coklat, ditemani seorang staf perempuan, di tangannya memegang sejumlah dokumen.

Sekitar dua jam kemudian, datang Kepala Bidang (Kabid) Agribisnis Peternakan di Disnakeswan Riau, Nafilson. Keduanya dimintai klarifikasi di ruang Pidana Khusus Kejati Riau sedangkan staf perempuan Elly menunggu di luar ruangan.

Pada pukul 13.00 WIB, Elly dan Nafilson keluar dari ruang penyidikan untuk istirahat Salat Zuhur dan makan siang. Setelah itu mereka kembali dimintai keterangan hingga sore hari.

Elly yang coba dikonfirmasi terkait kedatangannya ke Kejati enggan berkomentar banyak. Dia menyarankan wartawan yang sudah menunggunya untuk mengkonfirmasi ke jaksa penyelidik. "Coba tanya bapak itu langsung," kata Elly sambil terus berjalan meninggalkan ruang Pidana Khusus Kejati.

Nafilson juga enggan mengomentari pemanggilan dirinya ke Kejati Riau. Dia terkesan mengelak menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya. "Udah, udahlah," ucapnya singkat.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, yang dikonfirmasi, tidak menampik adanya penyelidikan dugaan korupsi di Disnakkeswan Riau. Dugaan korupsi dilaporkan masyarakat ke Kejati Riau.

Menurut Muspidauwan, pemanggilan sejumlah pihak hanya untuk mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket). "Hanya klarifikasi. Masih pulbaket," kata Muspidauan.

Informasi dihimpun CAKAPLAH.COM, dugaan korupsi ini juga dilaporkan ke Polda Riau. Berdasarkan investigasi LIPPSI, diketahui pengadaan hewan ternak tersebut tidak terlaksana, seperti pengakuan beberapa kelompok tani ternak yang terdaftar dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang tidak menerima hewan ternak.

Kegiatan tersebut sudah dianggarkan oleh Disnakkeswan Riau tahun 2017. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah melakukan lelang pengadaan sapi Bali untuk 12 kabupaten/kota pada Agustus 2017.

Rencananya sapi akan dibagikan kepada 41 kelompok tani ternak yang ada di Bumi Lancang Kuning. Anggaran pengadaan sapi Bali ini mencapai Rp7.355.400.000 dan dimenangkan oleh CV Ismaya Buana. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)