| | | | | | |
Kamis, 20 Juni 2019  
DariRiau.com / Ragam / Nyalakan AC Saat Tidur di Mobil, Seorang Anak Tewas dan Kedua Orang Tuanya Pingsan

Nyalakan AC Saat Tidur di Mobil, Seorang Anak Tewas dan Kedua Orang Tuanya Pingsan


Minggu, 05/05/2019 - 06:24:22 WIB

DARIRIAU.COM - Diduga karena keracunan akibat emisi gas buang mobil, satu keluarga asal Pekanbaru ditemukan sudah tidak sadarkan diri di dalam mobil jenis Toyota Innova di depan Masjid At-Taqwa, Jalan Lintas Riau - Sumbar tepatnya di depan Yonif 132/ Bimasakti Salo, Sabtu (4/5/2019) pagi.

Penemuan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan satu orang anak laki-laki itu membuat heboh masyarakat Desa Salo, Kecamatan Salo dan Kabupaten Kampar umumnya.

Saat ditemukan, mobil penumpang jenis Toyota Kijang Inova yang ditumpangi ketiga korban ini mesin dan air conditioner (AC) dalam kondisi menyala. Tragisnya, salah satu dari korban, yakni anaknya terlihat mengeluarkan busa dari mulutnya dan sudah meninggal dunia.

Sementara dua orang lainnya hingga berita ini diturunkan masih dalam perawatan medis di RSUD Bangkinang.

Adapun identitas ketiga korban yaitu Farid (40) jenis kelamin laki-laki dan Noviantri (40) jenis kelamin perempuan. Keduanya belum sadarkan diri masih dalam perawatan di RSUD Bangkinang.

Sementara satu korban lainnya Faris Alfarab (14), jenis kelamin laki-laki ditemukan sudah meninggal dunia. Ketiga korban ini akhirnya diketahui merupakan satu keluarga yang beralamat di Perumahan Indah Loka di Jalan Harapan Raya Ujung Kota Pekanbaru.

Korban pertama kali ditemukan oleh Babinsa Salo Serka Saty Darma sekitar pukul 08.00 WIB. Anggota TNI ini mendapat informasi dari grup telegram untuk mencari keberadaan mobil Toyoya Inova BM-1901-TJ yang terpantau melalui aplikasi Google Maps berada di wilayah Desa Salo.

Kemudian Babinsa ini mencari keberadaan mobil tersebut dan menemukannya di parkiran Mesjid At-Taqwa depan Batalyon 132/ BS Salo.

Selanjutnya Babinsa ini melihat dari kaca mobil bahwa ada tiga orang yang berada di dalam mobil dimana dua orang berada di kursi depan dengan posisi kaki di atas dasboard dengan kondisi kaki puncat, seorang anak laki-laki juga terlihat di kursi belakang dalam posisi tidur.

Mendapati kondisi tersebut, Serka Saty Darma anggota Babinsa ini kemudian membuka pintu mobil untuk mengetahui kondisi korban dan berusaha memanggilnya namun tidak ada yang menyahut. Salahsatu korban tampak mengeluarkan busa dari mulutnya.

Kemudian Babinsa tersebut menghubungi piket provost, Pasi Intel Batalyon 132/ BS dan petugas kesehatan dari Yonif 132/ BS. Selanjutnya Pasi intel berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polres Kampar.

Saat ditemukan kondisi dua orang korban masih bergerak, lalu Pasi Intel bersama piket provost dan Babinsa membawa korban Ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Husada Bunda yang tidak jauh dari lokasi penemuan ini.

Kapolres Kampar melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Supriadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Kapolsek menyebutkan, berdasarkan keterangan pihak keluarganya bahwa korban berangkat dari Pekanbaru menuju Sumbar pada Jum'at (4/5/2019) sore pukul 16.00 WIB.

Kemudian pada pukul 22.00 WIB pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban yang sedang dalam perjalanan ini.

Berdasarkan analisa awal diduga para korban ini mengalami keracunan dari emisi gas buang mobil yang mereka tumpangi, pada saat beristirahat didalam mobil dengan kondisi mesin dan AC mobil dihidupkan.(cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)