| | | | | | |
Kamis, 25 April 2019  
DariRiau.com / Ragam / Pekanbaru Dibanjiri Buah Duku, Tak Semua dari Palembang

Pekanbaru Dibanjiri Buah Duku, Tak Semua dari Palembang


Selasa, 29/01/2019 - 08:38:09 WIB

DARIRIAU.COM - Dalam beberapa hari terakhir Kota Pekanbaru dibanjiri buah duku. Para penjual buah kuning-mungil tersebut terlihat berjejeran di pinggir jalan. 

Mereka berupaya menarik perhatian para pengguna jalan yang tengah melintas.

Sejatinya kota ini memang sudah akrab dengan buah duku. Namun kali ini sedikit berbeda, harga jualnya jauh di bawah biasanya. Rp6 ribu hingga Rp8 ribu perkilogramnya. Murah bukan?

"Mari bang, dukunya murah, Rp8 ribu perkilonya," ujar Si Jon, salah seorang penjual duku di pinggir jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru.

"Dijamin manis, ini duku Pelembang. 2 kg cukup bayar Rp15 ribu saja," ujarnya lagi.

Tak jauh dari lapak Si Jon, para penjual duku lainnya malah berani menjual lebih murah lagi, Rp6 ribu atau Rp7 ribu perkg.

"Duku memang lagi banjir bang. Terpaksa kita jual murah biar cepat habis," ujar Uni Ida yang membuka lapaknya menggunakan mobil bak terbuka.

Uni Ida mengaku hanya mendapatkan untung tipis jika dijual dengan harga Rp 7 ribuan. "Tapi bagaimana lagi, kalau tak dijual dengan harga segitu nanti tak laku dan jadi busuk," ujarnya tanpa mau menyebut berapa modal perkilonya.

Untuk menarik perhatian para pengendara yang melintas, pedagang buah duku bahkan menulis harga jual dengan jelas dan ukuran besar. Mereka juga melabeli dengan 'Duku Palembang Manis'.

Sumatera Selatan memang dikenal sebagai daerah penghasil buah duku di Sumatera. Lantas benarkah duku-duku yang dijual di Pekanbaru berasal dari Sumatera Selatan?

Kepada DARIRIAU.com, Harry, salah seorang mantan penyuplai buah duku di Pekanbaru mengaku tidak semua buah duku yang dijual di Riau berasal dari Palembang alis Sumatera Selatan. Malah, sebagian besar buah tersebut disuplay dari Provinsi Jambi.

"Buah duku Palembang dan Jambi lebih kurang saja. Tapi dari pengalaman saya duku-duku tersebut berasal dari Jambi," katanya.

Alasan Harry sederhana, Riau dengan Jambi berdekatan. "Kalau beli di Palembang untungnya sedikit karena jaraknya jauh dan berat di ongkos angkutnya. Tapi kalau kita beli di Jambi jarak Jambi ke Pekanbaru lebih dekat dan kita bisa menghemat ongkos," ujarnya.

Harry sendiri mengaku tahun ini berbisnis duku. "Kalau lagi banjir duku seperti saat ini untungnya sedikit. Habis duit di jalan saja," ujarnya.



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)