| | | | | | |
Minggu, 16 Desember 2018  
DariRiau.com / Otonomi / Harga Kelapa Anjlok, Pemprov Riau Dorong Pemkab Inhil Bangun Pelabuhan Kontainer

Harga Kelapa Anjlok, Pemprov Riau Dorong Pemkab Inhil Bangun Pelabuhan Kontainer


Senin, 03/12/2018 - 18:01:51 WIB

DARIRIAU.com - Harga jual kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian memprihatinkan karena hanya bisa dijual Rp600-700 perbutirnya, padahal kelapa merupakan komoditi unggulan di daerah seribu parit tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengatakan, untuk mengatasi persoalan anjloknya harga kelapa di Inhil perlu adanya fasilitas pendukung.

"Kalau menurut saya sangat perlu adanya pelabuhan kontainer sesegera mungkin di sana," kata Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Riau ini, Senin (3/12/2018).

Karena itu, pria kelahiran Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Inhil ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk segera membangun sarana pelabuhan kontainer.

"Saya harap Pemkab Inhil bisa segera mengusahakan itu (pelabuhan kontainer)," harap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Ahmad Hijazi, bahwa negara sasaran pasar kelapa Inhil kini banyak yang mau menerima produk impor kelapa Inhil dengan kemasan yang baik dalam jumlah banyak.

Dia mencontohkan, kalau di Batam ada industri pengolahan daging kelapa yang dikirim ke Singapura dan ke negara yang dibutuhkan.

"Kalau di inhil ada pelabuhan kontainer apalagi didukung dengan industri memadai, saya rasa masalah harga kelapa bisa teratasi. Makanya pelabuhan kontener perlu sangat perlu untuk mengatasi anjloknya harga kelapa di Inhil," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati meminta Bupati Inhil HM Wardan yang kembali dilantik untuk periode keduanya serius memberikan perhatian terhadap komoditi kelapa.

"Pak bupati menyatakan komitmennya bagaimana supaya harga kelapa lebih baik. Kita minta pak bupati bisa merealisasikan apa yang disampaikannya," kata Septina, Senin (3/12/2018).

Selanjutnya, Septina berharap dengan spirit baru dan kepemimpinan Wardan dua periode lebih bisa memperbaiki dan menstabilkan harga kelapa di Inhil.

"Kita kawal janjinya, kita juga akan bersinergi bersama untuk itu, kita ingin petani sejahtera," pungkasnya. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)