| | | | | | |
Rabu, 22 Mei 2019  
DariRiau.com / Hukrim / Tiga Rekan Ditahan, Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru

Tiga Rekan Ditahan, Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru


Selasa, 27/11/2018 - 13:10:42 WIB

DARIRIAU.com - Puluhan dokter dari berbagai rumah sakit dan praktek di Pekanbaru 'geruduk' Kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru pagi ini.

Kedatangan mereka merupakan salah satu bentuk dukungan atas penahanan tiga orang dokter bedah yang bertugas di RSUD Arifin Achmad.

Sejak pukul 08.00 pagi, para dokter ini sudah mendatangi Kantor Kejari. Mereka menuntut agar adanya penangguhan penahanan hingga proses hukum konflik antara RSUD dengan dokter tersebut selesai.

Kondisi saat ini, perwakilan dari dokter tengah bernegosiasi dengan pihak Kejari Pekanbaru di dalam kantor. Sementara rekannya masih memadati halaman kantor.

Selain aksi ini, sebelumnya Perhimpunan Dokter Bedah atau Ikabi juga melakukan aksi solidaritas dengan menangguhkan kegiatan bedah di wilayah Riau.

Aksi ini dilakukan dalam waktu yang tidak ditentukan hingga ada kejelasan hukum terhadap tiga orang dokter yang ditahan tersebut.

PDGI Minta Penangguhan

Sementara itu, tidak hanya dari Ahli Bedah, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) juga menyampaikan dukungannya terhadap tiga orang dokter yang ditahan akibat diduga korupsi di RSUD Arifin Achmad. Terlebih salah satu dari yang ditahan,  Masrial, merupakan dokter gigi spesial bedah mulut.

Disampaikan Ketua PDGI Wilayah Riau, Chairul Sahri, bahwa pihaknya meminta agar penahanan terhadap Masrial bisa ditangguhkan. Pasalnya yang bersangkutan merupakan dokter bedah mulut yang tenaganya masih banyak dibutuhkan di Pekanbaru dan Riau.

"Saat ini tenaga ahli bedah mulut terbatas. Makanya kita minta beliau agar tidak ditahan," sebut Chairul pada Selasa (27/11/2018).

Permintaan ini juga didasarkan agar tidak terjadi penumpukan pasien yang membutuhkan pelayanannya. "Yang bersangkutan juga tidak melarikan atau menghilangkan barang bukti yang disangkakan kepadanya," tambah Chairul.

PDGI juga berharap ke depanny agar tidak ada lagi dokter-dokter yang dikriminalisasi akibat prosedur pemerintahan. Dengan demikian rasa nyaman akan muncul dikalangan dokter untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)