| | | | | | |
Rabu, 22 Mei 2019  
DariRiau.com / Ekonomi / MUI Riau Taja Lokakarya Pembinaan Industri Makanan Produk Halal

MUI Riau Taja Lokakarya Pembinaan Industri Makanan Produk Halal


Rabu, 14/11/2018 - 09:50:45 WIB

DARIRIAU.COM - Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Provinsi Riau tidak seperti hari biasanya, kali ini dipenuhi oleh berbagai Pemilik atau delegasi dari berbagai bermacam Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di  Riau.

Acara yang ditaja oleh Komisi Pengkajian dan Undang- Undang Majelis Upama Indonesia (MUI) Riau dengan tema Good Manufacturing Practice (GMP),  dihadiri lebih dari oleh  40  UMKM yang tersebar di Kota Pekanbaru dengan cara bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kota Pekanbaru.
  
Menurut ketua Panitia Dr.  Fitra Lestary mengungkapkan tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan Pembinaan kepada unit  UMKM  untuk mendapat Sertifikasi Produksi Makanan Halal untuk mengembangkan usaha ke depannya bagi para UMKM.

Lebih lanjut Ketua Panitia mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan Sertifikasi Produk Halal maka ada beberapa langkah yang harus ditempuh oleh pemilik UMKM. "Dengan demikian maka kita menghadirkan beberapa pemateri yang memang terlibat dalam proses tersebut diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sebagai  lembaga yang mengayomi pembinaan tata cara produksi yang baik," ujarnya. 

Kedua Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BPOM) Riau  yang dihadiri langsung  oleh Kepala BPOM Riau yang akan berbicara terkait Pembinaan Izin Edar Produk yang ada di pasar.

Ketiga Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru yang akan membahas terkait Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang  berfungsi menjaga keamanam pangan unit usaha.

Terakhir LPPOM MUI Riau berfungsi  untuk memberikan jaminan produk  yang diproduksi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)  Bermutu Halal.

Para  delegasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat antusias dalam mengikuti cara ini dengan banyaknya tanya jawab peserta dengan pemateri yang hadir, karena mereka merasa sangat terbantu baik dalam segi informasi maupun tatacara bagaimana produk- produk  yang mereka hasilkan bisa tersertifikasi yang pada akhirnya dikeluarkan oleh MUI  Riau setelah menempu langkah –langkah yang telah di tetapkan MUI. 

Menurut salah seorang peserta yang bernama Lilis Rahmawati pemilik UMKM menyampaikan bahwa informasi yang mereka dapatkan untuk pengurusan Sertifikasi Halal banyak mengeluarkan dana. "Akan tetapi setelah saya ikut pembinaan ini baru saya  tahu bahwa informasi yang saya dapatkan selama ini adalah salah," ujar lilis pangil akrabnya.

Lebih lanjut Lilis Rahwati yang akrab dipanggil llis menyampaikan harapannya supaya acara sering digelar. 

Menanggapi harapan para peserta acara ini maka Prof Akbarizan. Mag. Mpd juga menyampaikan bahwasanya setelah melihat di lapangan bahwasanya masyarakat sudah cerdas dan cendrung memilih produk halal, makanya pihaknya mengambil inisiatif untuk melakukan pembinaan seperti ini supaya seluruh  produk yang dihasilkan oleh UMKM kedepannya tersertifikasi halal dengan harapan bisa meningkatkan perekomian para pemilik UMKM.

Lebih lanjut Prof Akbarizan Mag. MPd  menyampaikan untuk mencapai Mutu Produk Halal MUI  pihaknya mengimbau kepada  pemilik para UMKM  yang ada di Riau untuk datang berkonsultasi ke kantor  MUI Riau.

Dalam hal ini juga Akbarizan berpesan setelah ekonomi pengusaha meningkat jangan lupa membayar zakat karena akan sangat membantu perekonomian masyarakat Riau kedepannya .



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)