| | | | | | |
Kamis, 13 Desember 2018  
DariRiau.com / Otonomi / 804 Kendaraan Terjaring Razia di Pekanbaru, 244 Unit Tak Taat Pajak

804 Kendaraan Terjaring Razia di Pekanbaru, 244 Unit Tak Taat Pajak


Rabu, 10/10/2018 - 14:37:26 WIB

DARIRIAU.com - Sebanyak 804 unit kendaraan roda dua dan empat terjaring operasi terpadu pajak kenderaan di jalan Sudirman, Pekanbaru tepatnya di depan Bank Indonesia, Rabu (10/10/2018).

Razia gabungan ini melibatkan Badan Pendapatan Belanja Daerah (Bapenda) Riau, Satlantas, Jasa Raharja, Satpol PP Riau dan Dinas Perhubungan Riau.

"Razia ini menjaring kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan," kata Kepala Bapenda Riau, Indra Putra Yana melalui Kepala Bidang Pajak, Ispan Syahputra di sela-sela operasi.

Dari 804 kenderaan yang terjaring, sebut Ispan, sebanyak 244 wajib pajak atau 30,25 persen tidak taat pajak. Kemudian 560 wajib pajak atau 69,66 persen taat pajak.

"Dari 244 tak taat pajak, sebanyak 44 unit tidak memiliki SKPD/STNK, 95 unit tidak pengesahan STNK, 21 unit tidak perpanjangan 5 tahunan, 1 unit non BM tidak pengesahan tahunan," terangnya.

"Tadi ada juga 13 unit tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan, 44 unit dikenakan tilang, 13 unit dilakukan penahanan kendaraan, 13 unit pembayaran di tempat atau Samsat Keliling," sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan Ispan, saat ini ada sebanyak 40 persen pemilik kendaraan di Riau belum membayar pajak. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan evaluasi hingga Desember.

"Kita berharap pada tahun ini bisa turun menjadi 35 persen, karena tahun sebelumnya 40 persen pemilik kendaraan yang tidak membayar pajak," bebernya.

Makanya, tambah Ispan, saat razia pihaknya juga menyiapkan mobil Samsat Keliling untuk membantu pengendara yang terkena razia dalam mengurus pajak.

"Kami sudah siapkan mobil Samsat Keliling untuk yang tidak bayar pajak. Kadang kita temui, banyak wajib pajak membawa surat lengkap tapi pajaknya terlambat bayar," cakapnya.

Bagi wajib pajak yang telat bayar pajak, pihaknya langsung arahkan untuk melakukan pembayaran di tempat. Jika tidak membawa uang diberi waktu tiga hari untuk melakukan pembayaran pajak berkendara.

"Razia operasi terpadu ini akan kita lakukan sampai Desember 2018. Untuk waktunya bisa dua kali atau lebih dalam seminggu. Dan itu kita lakukan secara acak, baik di Pekanbari atau di luar Pekanbaru," tandasnya. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)