| | | | | | |
Jum'at, 19 Oktober 2018  
DariRiau.com / Otonomi / Imunisasi Measles Rubella Kembali Dimulai di Pekanbaru

Imunisasi Measles Rubella Kembali Dimulai di Pekanbaru


Selasa, 09/10/2018 - 13:36:54 WIB

DARIRIAU.com - Sempat terjadi penundaan karena pro kontra pemberian Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Pekanbaru, hari ini imuniasis tersebut kembali dilanjutkan. Selasa (9/10/2018) pagi, Dinkes Pekanbaru melalui puskesmas Rumbai melakukan Imunisasi MR di SDN 55 Rumbai.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir yang hadir pada peninjauan lapangan ini menyatakan kelegaannya bahwa akhirnya pelaksaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru bisa dilanjutkan.
Berbagai upaya pendekatan telah dilakukan pihaknya agar imunisasi ini bisa dilaksanakan lagi. Sehingga anak usia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun di Provinsi Riau dari penyakit Campak dan Rubella.

"Alhamdulillah akhirnya Imunisasi MR di Pekanbaru dapat dilanjutkan kembali" ujar Mimi di sela kegiatan.

Mimi juga menyatakan keprihatinannya bahwa capaian imuniasi MR di Riau masih jauh dari harapan. Untuk itu, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendekatan formal maupun informal kepada banyak pihak.

"Kita terus lakukan pendekatan kepada Kepala Daerah seperti Bupati dan Walikota, MUI kab/kota bahkan ke Kapolda Riau demi tercapainya Imunisasi MR di Provinsi Riau," ujarnya.

Menurut Mimi, hal ini dilakukannya oleh karena cakupan Imunisasi MR di Riau yang hingga saat ini masih sangat rendah yaitu 32,4 persen. Posisi tersebut membuat Riau menjadi daerah terendah ketiga secara nasional dan berada di bawah rata-rata nasional sebanyak 58,45 persen.

"Saat ini cakupan Imunisasi MR kita masih sangat rendah. Bahkan tiga dari 12 Kab/Kota masih memprihatinkan karena masih sangat jauh dari target 95% yang diharapkan. Daerah tersendah yakni Kota Dumai 4,4 persen, Siak 16,16 persen dan Pekanbaru 19,31 persen," papar Mimi.

Mimi berharap semua kabupaten/kota dapat mencapai target yang ditetapkan sehingga dipastikan semua anak-anak kita terlindungi dari bahaya penyakit Campak dan Rubella.

Sebagaimana diketahui Imunisasi MR ini dilakukan sebagai upaya melindungi anak dari bahaya penyakit Campak dan Rubella. Upaya Imunisasi ini dilakukan sesuai dengan komitmen global untuk memerangi penyakit Campak dan Rubella dan dilakukan diseluruh dunia.

Saat ditanya mengenai kegiatan Imunisasi MR di SDN 55 Rumbai pada pagi ini, Mimi menyatakan bahwa untuk wilayah Pekanbaru, daerah Rumbai termasuk yang cakupannya rendah.

"Rumbai ternasuk yang rendah cakupannya, makanya kita sengaja turun meninjau lapangan untuk mensupport pelaksanaan MR di SDN 55 Rumbai demgan sasaran 500 orang anak," ujar Mimi.

Sementara itu Walikota Pekanbaru, Firdaus, yang hadir dilokasi, menghimbau dan meminta dukungan dari semua pihak terutama dari orang tua, camat, dan lurah agar mendukung pelaksanaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru.
Ia juga menyampaikan masyarakat tidak perlu ragu lagi, karena Imunisasi MR aman dan sudah ada fatwa dari MUI bahwa hal ini boleh dilakukan.

"Saya mengimbau kepada semua pihak agar dapat mendukung pelaksanaan Imunisasi MR di Kota Pekanbaru. Saya minta kepada orang tua, camat-camat dan lurah-lurah untuk dapat mendukung pelaksanaan Imunisasi MR. Untuk Disdik ini perintah," ungkap Firdaus.

Selanjutnya kepada seluruh mitra seperti organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Pengurus Aisyiah dan Lions Club Indonesia, Firdaus juga meminta dukungannya agar mensosialisasikan pentingnya Imunisasi MR kepada masyarakat. Termasuk, terlibat aktif dalam pelayanan Imunisasi MR dengan berkoordinasi dengan puskesmas di wilayah tempat tinggal masing-masing.

"Mari kita bulatkan tekad dan semangat membangun kualitas hidup masyarakat Kota Pekanbaru khususnya dan Indonesia umumnya dengan mensukseskan Kampanye Imunisasi MR. Dengan demikian tidak ada lagi penyakit campak dan rubella di Kota Pekanbaru maupun seluruh Indonesia serta dunia," ungkapnya.

Pencanangan Kampanye Imunisasi MR ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Zaini Rizaldi, Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Jamal,  Kepala DPMPTSP, M Jamil, Camat Rumbai Pesisir, Yuliarso, dan Perwakilan dari UNESCO Provinsi Riau. (sumber: cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)