| | | | | | |
Selasa, 14 08 2018  
DariRiau.com / Ragam / Hujan Lebat, Rumah Janda 75 Tahun di Desa Domo Kampar Roboh

Hujan Lebat, Rumah Janda 75 Tahun di Desa Domo Kampar Roboh


Minggu, 05/08/2018 - 12:00:30 WIB

DARIRIAU.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (4/8/2018) membuat salah satu rumah milik seorang janda berusia 75 tahun (Siti Bungsu) di pinggir Sungai Subayang, Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar roboh.

Kepala Desa Domo Firman saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (4/8/2018) malam mengatakan, rumah nenek Siti Bungsu atau yang biasa dipanggil Nik Gantang yang berdiri berdekatan dengan pinggiran Sungai Subayang tersebut kondisinya sudah miring dan sebagian badan rumah hampir masuk ke dalam Sungai Subayang. Bangunan yang cukup tua itu hampir semua dindingnya sudah retak.

Ia mengatakan, kondisi itu disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu dinihari sekira pukul 00.00 WIB hingga 02.00 WIB. Hujan yang lebat membuat tanah di dekat rumah Nik Gantang longsor dan membuat ambruknya rumah tersebut. Namun rumah itu baru ambruk sekira pukul 08.00 WIB.

Sejak peristiwa itu Nik Gantang harus mengungsi ke rumah anaknya. Barang-barang di dalam rumahnya sudah dikeluarkan.

Selain rumah Nik Gantang, saat ini masih ada lima unit rumah lainnya yang berpotensi roboh. "Ada lima unit rumah milik warga kami yang hampir masuk ke sungai yang kami perkirakan hanya hitungan centimeter lagi dari bibir Sungai Subayang," beber Firman.

Kades Domo berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Kampar agar segera turun ke lokasi melihat kejadian ini dan segera memberikan bantuan kepada korban. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa terhadap rumah lainnya yang juga dalam kondisi membahayakan, Pemdes Domo minta kepada pemerintah daerah membangun turap mengantisipasi abrasi yang terus-menerus terjadi di pinggir Sungai Subayang.

"Kami juga berharap turap yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi sepanjang 80 meter dapat dilanjutkan. Kita juga akan mengajukan bantuan ke pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Kampar untuk membantu Nenek Bungsu,” ulas Firman.

Camat Kampar Kiri Agustar ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendapatkan laporan langsung dari Kepala Desa Domo. "Untuk sementara kita menunggu data dari Pemerintah Desa Domo dan nanti akan kita laporkan langsung kepihak terkait Pemerintah Kabupaten Kampar," kata Agustar seperti dimuat cakaplah.com.



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)