| | | | | | |
Kamis, 13 Desember 2018  
DariRiau.com / Politik / Ditetapkan sebagai Pemenang, Syamsuar-Edy akan Bentuk Tim Transisi

Ditetapkan sebagai Pemenang, Syamsuar-Edy akan Bentuk Tim Transisi


Rabu, 25/07/2018 - 07:41:51 WIB

DARIRIAU.COM - KPU Provinsi Riau resmi menetapkan Syamsuar - Edy Nasution sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur Riau (Gubri) dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Terpilih Pilgubri 2018, Selasa (24/7/2018). Syamsuar akan membentuk tim transisi ikut dalam menyusun program Riau 2018 untuk merealisasikan janji-janji politik tahun depan.

Dalam rapat pleno penetapan gubri dan wagubri terpilih dihadiri langsung Paslon Gubri dan Wagubri Terpilih Syamsuar-Edy Nasution.

Pleno Penetapan Gubri dan Wagubri terpilih yang dilakukan KPU Provinsi Riau dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin.

Nurhamin menjelaskan, penetapan paslon gubri dan wagubri terpilih pilgubri 2018 ini didasarkan kepada hasil perolehan suara yang sudah ditetapkan dalam rapat pleno hasil rekapitulasi perolehan suara pilgubri 2018 yang sudah dilakukan KPU Riau.

Dijelaskannya, penetapan Gubri dan Wagubri terpilih setelah dilakukan Rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur Riau Minggu 8 Juli 2018 lalu. Penetapan Gubri dan Wagubri terpilih berdasarkan hasil perhitungan pleno tersebut yang dimenangkan oleh paslon nomor urut 1, Syamsuar-Edy Nasution yang memperoleh 799.289 suara atau 38,2 persen.Kemudian, disusul paslon nomor urut 4 Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno dengan 507.187 suara atau 24,2 persen. 

Sementara, paslon nomor urur 3 Firduas-Rusli Effendi dengan 416.248 suara atau 19,9 persen, dan terakhir paslon nomor urut 2 Lukman Edy-Hardianto dengan perolehan 369.802 suara atau 17,7 persen.Rekapitulasi total suara sah adalah 2.092.526 suara, dan suara tidak sah sebanyak 53.606 suara.

Nurhamin menjelaskan penetapan Gubri dan Wagubri terpilih mengacu pada aturan hukum PKPU no 9 pasal 52 yang isinya penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih sebagaimana dimaksud ayat (1) ditetapkan dalam keputusan KPU Provinsi. Kemudian penetapan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dilakukan paling lama satu hari setelah MK melakukan registrasi perkara perselisihan hasil pemilihan dalam buku registrasi perkara konstitusi.

Setelah SK Penetapan Gubri dan Wagubri Terpilih Syamsuar-Edy dibacakan Sekretaris KPU Riau. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan berita acara. Kemudian, KPU Riau melakukan penyerahan SK penetapan Gubri terpilih kepada Paslon Gubri dan Wagubri Terpilih Syamsuar-Edy.

Gubri terpilih Syamsuar berharap agar tim transisi ikut dapat dilibatkan dalam menyusun program apbd yang akan dijalankannya tahun depan sebagai gubernur Riau.Sehingga, janji-janji politik sesuai dengan tagline yang diusung untuk membangun Riau lebih baik dapat diwujudkan.

Senada disampaikan Ketua Harian Koalisi Riau Bersatu yang mengusung Paslon Syamsuar Edy dalam pilgubri lalu, Tengku Zulmizan mengungkapkan, setelah ditetapkan paslon Syamsuar Edy sebagai Gubri dan wagubri terpilih yang dilakukan KPU Riau. Maka, akan dibentuk tim transisi yang diharapkan dapat ikut menyelaraskan program-program yang sesuai dengan program Syamsuar Edy untuk dapat merealisasikan janji politik untuk kepentingan rakyat Riau.

Kendati, diakuinya sebelumnya memang sudah dilakukan komunikasi secara formal dan informal kepada pihak eksekutif dan legislatif DPRD Riau. "Karena, pertengahan Februari masa jabatan gubernur sekarang berakhir. Dan yang menjalankan APBD tahun depan paslon Syamsuar-Edy, yang harusnya menjadi RPJMD mereka. Karena, meskipun kita akui secara legalitas formal memang hak Andi Rachman. Namun, alangkah baiknya disinkronkan sehingga pada akhirnya masyarakat Riau juga yang diuntungkan," tandas Zulmizan.



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)