| | | | | | |
Minggu, 16 Desember 2018  
DariRiau.com / Nasional / Legislator Nasdem Dukung Peningkatan Hubungan Indonesia dengan Lebanon

Legislator Nasdem Dukung Peningkatan Hubungan Indonesia dengan Lebanon


Jumat, 08/06/2018 - 15:40:59 WIB

DARIRIAU.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Aries Supiadin Saputra mendukung peningkatan hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Lebanon.

Sebagai salah satu negara cukup penting di Timur Tengah, keberadaan Lebanon tentu untuk ikut membantu terjadinya balance of power atau keseimbangan kekuatan.

“Dalam krisis di Palestina, Lebanon turut membantu terjadinya balance of power atau keseimbangan kekuatan, “ kata Aries Supiadin Aries Saputra usai mengikuti rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI di gedung Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Supiadin menambahkan sejak lama Indonesia menjadi salah satu Negara yang aktif mengirimkan pasukan perdamaian PBB yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

UNIFIL ini memastikan gerak mundur Israel dari Lebanon, mengembalikan kedamaian dan keamanan internasional dan membantu pemerintah Lebanon untuk mengembalikan otoritas efektifitasnya di area tersebut.

Politisi dari Fraksi Nasdem itu menambahkan negara Lebanon tak bisa dilepaskan dari rekam jejak hubungan bilateral dengan Indonesia. Indonesia merasa memiliki hubungan batin yang kuat dengan bangsa Lebanon sejak tanggal 29 Juli 1947,

“Presiden Lebanon Bechara el Khoury tercatat sebagai negara urutan ketiga yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia lepas dari penjajahan Belanda, “ kata mantan Asops Panglima TNI.

Menyinggung peluang kerjasama industri pertahanan dengan Lebanon, Supiadin menegaskan saat ini Indonesia memiliki beberapa perusahaan industri strategis diantaranya PT. Pindad yang memproduksi senjata, PT. PAL  Indonesia yang memproduksi kapal dan PT. Dirgantara Indonesia yang memproduksi pesawat terbang.

Wakil rakyat dapil Jabar XI itu mengatakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya, perusahaan-perusahaan ini juga bekerja sama dengan negara-negara industri yang lebih maju dalam industri pertahanan. “Kemajuan dan kemandirian industri strategis ini sangat penting bagi Indonesia dalam rangka mengurangi ketergantungan pada Alutsista produksi negara-negara tertentu,” ujar mantan Pangdam IX/Udayana dan Pangdam Iskandar Muda itu.

Sebelumnya pada Kamis (7/6/2018), Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Lebanon untuk Indonesia yang baru, Mona El Tannir. Saat pertemuan, Dubes Lebanon menjajaki peningkatan hubungan kerja sama negaranya dengan Indonesia, termasuk antar Parlemen. “Lebanon tertarik terhadap budaya dan kebiasaan Indonesia saat bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri,” kata Fadli Zon.

Fadli juga mengungkapkan rencana kunjungan DPR RI mendatang ke Lebanon. Salah satunya untuk meninjau sekitar 1500 pasukan UNIFIL asal Indonesia yang tengah bertugas di negara tersebut.



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)