| | | | | | |
Minggu, 24 Juni 2018  
DariRiau.com / Hukrim / KPK Temukan Uang Rp1,9 Miliar di Kediaman Bupati Bengkalis

Penggeledahan
KPK Temukan Uang Rp1,9 Miliar di Kediaman Bupati Bengkalis


Jumat, 01/06/2018 - 20:03:17 WIB

DARIRIAU.com - Kediaman Bupati Bengkalis Amril Mukminin didatangi sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jum'at (1/6/2018).

Kedatangan mendadak petugas anti rasuah itu membuat petugas keamanan rumah dinas Bupati Bengkalis terkejut.

Selain masuk rumah, para petugas yang diperkirakan belasan orang itu memeriksa dan menggeledah beberapa kendaraan roda empat di rumah dinas Wisma Sri Mahkota.

Personil kepolisian Bengkalis tampak berjaga-jaga di pintu pagar rumah dan samping kiri rumah.

Sementara itu, Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febrian Diansyah membenarkan sejumlah petugas melakukan penggeledahan kediaman dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Febri menyebutkan, penggeledahan petugas KPK masih terkait penyidikan dalam kasus tindak pidana korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015, yang kini sedang ditangani KPK.

Dikatakan Febri, saat penggeledahan dilakukan, petugas KPK menemukan uang sebesar Rp1,9 miliar.

"Siang hingga malam ini, tim KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Dari lokasi tersebut ditemukan uang sekitar Rp1,9 Miliar yag akan didalami lebih lanjut keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani," sebut Febri.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berada Di kediaman Bupati. Petugas dari Satpol PP menjaga ketat kediaman, pintu pagar ditutup rapat-rapat.

Amril: No Comment

Terkait penggeledahan ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin enggan menanggapinya.

Usai hadir di kegiatan pembagian bonus atlet Porprov berprestasi di Balai Kerapatan Adat, sesaat Bupati pergi meninggalkan kerumunan wartawan yang menunggu penjelasannya.

"No comment," singkat Bupati Amril sambil tersenyum langsung memasuki mobil dan pergi.

Sementara itu, Plt Kepala Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri berharap kedatangan petugas KPK tidak dipelintir.

"Sekarang apa yang mau kita jelaskan. Kita tunggu dulu, kita biarkan mereka bekerja karena mereka bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tegasnya.

"Biarkan mereka bekerja, nantikan ada resminya (penjelasan) dari mereka baru kita tahu," tambah mantan Kabag Humas Johansyah.

Diutarakan Johansyah, meskipun kegiatan KPK sedang berlangsung, Bupati Amril Mukminin tetap menjalani sejumlah agenda layak seperti biasanya.

"Jangan dibuat persepsi yang tidak-tidak. Bupati Bengkalis tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa. Artinya semua bekerja sesuai porsi masing-masing. Jangan kita berpraduga," pungkasnya.  (cakaplah.com)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)