| | | | | | |
Jum'at, 19 Oktober 2018  
DariRiau.com / Hukrim / Berkas Dwi Agus Sumarno Dilimpahkan ke Pengadilan

Berkas Dwi Agus Sumarno Dilimpahkan ke Pengadilan


Senin, 16/04/2018 - 20:11:42 WIB
Dwi Agus Sumarno
DARIRIAU.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajak Integritas dengan tersangka Dwi Agus Sumarno ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Tersangka segera diadili.

Selain berkas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau itu, JPU juga melimpahkan berkas dua tersangka dari pihak swasta. Mereka adalah Yuliana J Baskoro selaku rekanan proyek dan Rinaldi Mugni selalu konsultan pengawas.

"Hari ini kita limpahkan berkas perkara RTH milik tiga orang tersangka, yakni Dwi Agus Sumarno, Yulia dan Ronaldi," ujar JPU, Puji, Senin (16/4/2018).

Penyerahan berkas juga dibenarkan Panitera Muda Tipikor pada PN Pekanbaru, Denni Sembiring. "Ya, kita sudah terima berkasnya sore ini," kata Denni.

Selanjutnya berkas itu akan diserahkan ke Ketua PN Pekanbaru untuk penentuan majelis hakim yang menyidangkan perkara. "Kita serahkan ke ketua (PN) untuk ditunjuk majelis hakimnya," kata Denni.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undamg (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 KUHP ayat (1) ke-1 KUHP.

Dwi Agus Sumarno, Rinaldi Mugni dan Yulia J Baskoro merupakan tiga dari 18 tersangka pembangungan RTH Tunjuk Ajar Integritas yang terletak di eks kantor Dinas Pekerjaan (PU) Riau. Mereka sudah ditahan sejak beberapa bulan lalu.

Penyidik juga telah menahan tiga tersangka lain pada Senin (5/3/2018) lalu. Mereka adalah  Direktur CV Panca Mandiri Konsultan, Raymon Yundra, tenaga ahli tenaga ahli CV Panca Mandiri Konsultan, Arri Arwin, dan Direktur PT Bumi Riau Lestari, Khusnul.
 
Masih ada 12 tersangka lagi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum dilakukan penahanan. Enam di antaranya mengajukan diri sebagai justice collaborator untuk mengungkapkan fakta sebenarnya  yang terjadi.

Di antara tersangka yang belum ditahan adalah Ketua Pokja ULP Provinsi Riau, Ikhwan Sunardi, Sekretaris Pokja, Hariyanto, dan anggota Pokja Desi Iswanti, Rica Martiwi, Hoprizal, Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Adriansyah dan Akrima ST juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yusrizal dan ASN Silvia.

Pembangunan RTH Tunjuk Ajar Integritas dianggarkan dengan dana Rp8 miliar.  Berdasarkan audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian Rp1,1 miliar.

Dalam RTH itu terdapat Tugu Integritas yang diresmikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Agus Raharjo pada 10 Desember 2016 lalu pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Riau. Tugu itu sebagainya simbol bangkitnya Riau melawan korupsi. (cakaplah)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)