| | | | | | |
Sabtu, 21 Juli 2018  
DariRiau.com / Politik / Andi Rachman: SPAM Durolis Jamin Pengadaan Air Bersih untuk Dumai, Rohil, Bengkalis

Andi Rachman: SPAM Durolis Jamin Pengadaan Air Bersih untuk Dumai, Rohil, Bengkalis


Minggu, 15/04/2018 - 17:30:24 WIB
Ground Breaking pembangunan SPAM Durolis di Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (21/8/2017).
DARIRIAU.com - Program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Regional Durolis (Dumai, Rohil, Bengkalis) dipastikan akan mengatasi kelangkaan air bersih di tiga daerah -yaitu Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai- di Provinsi Riau, yang sering terjadi pada saat musim kemarau.

SPAM Regional Durolis merupakan proyek strategis bagi Riau karena memiliki kapasitas 1.500 liter/detik yang terbagi tiga tahap.

Gubernur Riau yang lagi cuti kampanye Pilkada, H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan SPAM Regional Duralis merupakan program strategis, yang diyakini mampu menjawab persoalan selama ini.

"Saya prihatin karena sering mendapatkan keluhan warga keterbatasan sumber air bersih. Terkadang mereka mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk mendapatkan air bersih," ujarnya usai Senam Riau Sehat di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bangkalis, Ahad (15/4/2018) pagi.

Menurutnya, pelaksanaan program SPAM Durolis mengalami kemajuan berarti –setelah ground breaking dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Senin (21/8/2017), di Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir–, dan dijadwalkan awal 2019 sudah dioperasikan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau bersama tiga kabupaten/kota itu juga sudah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU), dan perjanjian kerja sama (PKS) untuk program yang sama dengan Kementerian PUPR RI.

Dengan nilai proyek mencapai Rp760 miliar, yang bersumberkan dari APBN, APBD Riau, dan APBD ketiga kabupaten/kota itu; SPAM Regional Durolis merupakan proyek strategis bagi Riau, karena memiliki kapasitas 1.500 liter/detik yang terbagi tiga tahap.

"Tahap pertama sebesar 400 liter/detik ini akan dimulai pembangunannya pada 2017, dan melayani enam kecamatan di Dumai, empat kecamatan di Rohil, dan dua kecamatan di Bengkalis," ungkap pria yang akrab dipanggil Andi Rachman ini.

Di mana masing-masing Sambungan Rumah (SR) yang akan terbangun di Dumai 15.000 SR, Rohil sebanyak 10.000 SR, dan Bengkalis sebanyak 15.000 SR. Untuk sumber air yang digunakan dalam pembangunan air minum Durolis, sebut Andi Rachman, berasal dari Sungai Rokan (Rohil) yang menjadi sumber air baku satu-satunya yang layak digunakan untuk ketiga wilayah tersebut.

Selanjutnya, calon Gubernur Riau Nomor urut 4 ini menuturkan, kabupaten/kota nantinya secara teknis melalui perusahaan daerah air minum (PDAM) masing-masing menyalurkan ke masyarakat melalui SR. Setidaknya, ditargetkan akan dibangun 40.000 SR yang terbagi Dumai 15.000 SR, Rohil 10.000 SR, dan Bengkalis 15.000 SR, dengan jumlah pemanfaat 200 ribu jiwa.

Ditargetkan, fisik SPAM Regional Duralis rampung akhir 2018 atau awal 2019 untuk lima kecamatan di Rohil sudah operasi, sedangkan Dumai dan Bengkalis segera diaktifkan di 2019.

"Bahan bakunya diambilkan dari Sungai Rokan, yang telah teruji kelayakannya untuk digunakan air minum," sebut Andi Rachman yang berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Riau H Suyatno, pada Pilgubri 2018 ini.

Selain sebagai sumber air bersih yang mampu melayani kebutuhan 40.000 rumah, proyek ini ungkap Andi Rachman, juga akan dijadikan sebagai ikon pariwisata andalan di Riau, khususnya bagi Rohil. Karena akan dibangun tower di tempat pengumpulan air, dan tempat ini akan dijadikan ikon pariwisata pesisir Riau. Keberadaan proyek ini juga diharapkan akan menyumbangkan pendapatan asli daerah, khususnya bagi Rohil.

"Alhamdulillah, dengan berjalannya proyek itu, Insya Allah akhir 2018 warga Rohil bisa menikmati air minum yang bersih. Ini merupakan sejarah baru bagi Dumai, Rohil, dan Bengkalis," ujar Andi Rachman.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan Riau patut bersyukur karena atas kesungguhan pemerintah provinsi dan jajarannya, proyek ini mendapat dukungan penuh dari pusat. Pasalnya, ada beberapa daerah lain di Indonesia yang masih tertunda dan belum bisa dijalankan atas proyek serupa. (ckp)



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)