| | | | | | |
Senin, 24 09 2018  
DariRiau.com / Hukrim / Lima Perampok dan 2 Penadah 3 Kg Emas Ditangkap

Lima Perampok dan 2 Penadah 3 Kg Emas Ditangkap


Selasa, 19/12/2017 - 17:04:48 WIB

DARIRIAU.com - Tim Eagle Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap lima pelaku perampokan dan dua penadah 3 kilogram emas yang dirampok dari pedagang emas di Desa Langgam, Kabupaten Pelalawan. 

"Lima dari enam orang pelaku sudah ditangkap bersama dua penadah. Satu pelaku lainnya masih DPO," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Hadi Purwanto.

Kelima pelaku adalah Benny, Basir, Oyon, Sapiden M alias Bidin dan M Ainin alias Puntung sedangkan, dua penadah yakni M Amindan Jamilah. Sementara DPO, Edy alias Edy Padang.

Hadi menjelaskan,  kelima pelaku ditangkap di tempat dan waktu berbeda. Dalam aksinya, mereka berperan sebagai eksekutor.

Benny, Basir dan  Oyon di Pekanbaru. Sementara Sapiden dan Ainin diciduk di Palembang,  Sumatera Selatan (Sumsel).

Bersama para pelaku diamankan barang bukti berupa satu buah dompet berisi uang Rp2 juta diduga sisa hasil penjualan emas, baju yang diduga digunakan saat merampok, satu unit mobil Nissan, tiga pucuk senjata api, emas seberat 130 gram, dan satu unit sepeda motor.

Peristiwa perampokan terjadi pada Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 18.20 WIB. Saat itu, tiga toke emas yakni Firdaus, M Nasir, dan Wati, baru pulang berdagang emas di Pasar Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan., Provinsi Riau.

Di perjalanan, persisnya di Simpang Muara Sako, mobil Toyota Avanza korban dipepet dan dihadang mobil Avanza warna hitam bernomor polisi BM 1627 RA. Pelaku meminta korban menghentikan kendaraannya.

Setelah mobil korban berhenti, pelaku langsung keluar sambil menodongkan senjata api. Salah seorang dari kawanan rampok itu memecahkan kaca depan sebelah kanan mobil Avanza korban dengan gagang senjata api yang diyakini rakitan jenis revolver.

Para pelaku lalu mengikat ketiga korban sambil memukul dan mengambil barang-barang milik mereka. Kemudian mereka membawa korbannya dengan menggunakan mobil korban. Para korban lantas dibuang di Simpang Maredan, Kilometer 4, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Menurut pengakuan Firdaus, dia mengalami kerugian berupa emas berbagai bentuk dengan berat lebih kurang 1 kilogram, uang tunai Rp80 juta, dan 1 unit handphone.

Sedangkan M Nasir kehilangan lebih kurang 2 kilogram emas dan uang tunai Rp80 juta serta satu unit handphone, sementara Wati hanya mengalami kerugian satu unit handphone.



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)