| | | | | | |
Minggu, 24 Juni 2018  
DariRiau.com / Rokan Hilir / Keberadaan Kepenghuluan Bagian Penting Pendukung Program Pemerintah

Keberadaan Kepenghuluan Bagian Penting Pendukung Program Pemerintah


Rabu, 18/10/2017 - 16:26:56 WIB

DARIRIAU.com - Keberadaan Kepenghuluan merupakan bagian penting dalam pemerintahan sehingga bisa dikatakan sebagai ujung tombak yang mengimplementasikan kebijakan yang ingin dicapai oleh pemerintah secara nyata dan langsung bagi masyarakat.

Mengingat peran strategis Kepenghuluan itu maka salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah terjalinnya koordinasi yag baik dalam menjalankan pemerintahan agar tidak terjadi kesalahan dalam mengambil kebijakan terutama yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Koordinasi itu penting dilakukan jangan sampai ada pemimpin yang arogan. Penegasan ini merupakan hal yang penting untuk dilakukan menyadari bahwa pemimpin dan kepemimpinan tidak terlepas dari karakter figur yang ada.

Bila di tengah perjalanan ditemukan kendala atau hambatan yang berarti maka langkah koordinasi harus dilakukan. Untuk tingkat kepenghuluan banyak pihak yang bisa dilibatkan untuk koordinasi antara lain pihak camat, tokoh masyarakat, pemuda, polisi dan lain-lain.

Strategisnya keberadaan kepenghuluan ini diungkapkan Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp menyikapi digelarnya Pemilihan Kepenghuluan (Pilpeng) yang telah digelar secara serentak dalam beberapa tahapan di Rohil pada tahun 2017 ini.

"Sehingga harus disadari bahwa tugas seorang Datuk Penghulu kedepan cukup berat seiring dengan tingginya kewenangan dan tanggung jawab. Salah satunya dengan adanya pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilimpahkan," tegas Bupati H Suyatno AMp didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) H Jasrianto. 



Kepenghuluan Elemen Strategis

Tidak bisa dipungkiri lagi kepenghuluan merupakan elemen yang strategis dan terdepan dalam mendukung pembangunan yang ada di daerah.  Menyikapi hal itu bupati H Suyatno AMp mengharapkan para penghulu untuk dapat cermat dalam merumuskan kegiatan pembanguna yang bersumber dari ADD karena pertanggungjawabannya cukup besar mengingat dana tersebut bersumber dari pusat. Disamping itu bupati berpesan agar seluruh pihak untuk dapat responsif dengan kejadian yang menimpa di wilayah masing-masing.

"Sekecil apapun bila ditemukan kejadian cepat ditanggulangi, atau sampaikan kepada instansi terkait agar dilakukan langkah penanggulangan secara maksimal. Jangan dibiarkan begitu saja karena dari sedikit-sedikit itu biar bertambah besar sehingga sulit untuk ditangani," ujarnya.

Sampai pada saat ini hampir separuh kepenghuluan di Rokan Hilir telah memiliki datuk penghulu defenitif yang baru terpilih beberapa waktu lalu. Dari sekitar 170-an kepenghuluan yang ada sebanyak 62 diantaranya telah dilantik.

Penghulu tersebut mendapatkan amanat untuk memimpin kepenghuluan dalam jangka waktu lima tahun kedepan setelah dilaksanakan pilkades tahap pertama. 
Dari yang terpilih tentunya ada yang baru maupun yang sebelumnya pernah menjabat, sementara untuk tugas yang dijalankan pasti ada peraturan yang mesti dipahami oleh penghulu.

Untuk menghindari terjadinya ketidakmampuan memahami tugas dan kewajibannya diminta penghulu itu agar dapat peningkatan kapasitas bagi para datuk penghulu terpilih.



Perangkat Harus Punya Kemampuan Yang Baik
Agar dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya.  Sebagai elemen yang terdepan dalam mengimplementasikan program atau kebijakan pemerintah di tingkatkan kepenghuluan maka perangkat yang terkait hendaknya memiliki kemampuan yang baik untuk mengerjakan program dimaksud.

Tantangan yang dihadapi kepenghuluan disadari semakin berat kedepan, kompleksitas persoalan menuntut perlunya sikap yang tulus ikhlas untuk memberikan pengabdian bagi daerah.

"Tanpa adanya dukungan dari kepenghuluan maka mustahil pemkab dapat berjalan dengan sendirinya, apalagi pada saat ini sudah banyak kewenangan yang dimiliki langsung di tingkat kepenghuluan, termasuk perhatian yang tinggi dari pemerintah pusat dalam memberdayakan kepenghuluan seperti tertuang dengan adanya program ADD atau DD," kata Bupati H Suyatno. (Advertorial/Humas)




| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)