| | | | | | |
Sabtu, 21 Juli 2018  
DariRiau.com / DPRD Bengkalis / Aliansi: PT RRL tidak komitmen

Diduga Alat Berat PT RRL Mulai Beroperasi
Aliansi: PT RRL tidak komitmen


Selasa, 17/11/2015 - 21:53:31 WIB

DARIRIAU.com - Aliansi masyarakat Bengkalis-Bantan Tolak PT RRL, mengaku mendapat informasi, diduga saat ini sejumlah alat berat PT Rokan Rimba Lestari (RRL) berada di hutan Desa Pematang Duku dan di beberap titik lainnya.

Jika hal itu benar, maka pernyataan Direktur PT RRL,  Samuel bahwa mereka mempending seluruh aktifitas ternyata bohong.

Dugaan adanya sejumlah alat berat berada di hutan desa Pematang Duku terungkap saat digelar pertemuan antara Aliansi Masyarakat Bengkalis-Bantan Tolak PT RRL dengan Pimpinan DPRD dan sejumlah anggota, Selasa (17/11).

Seperti dituturkan Eko Pambudi, perwakilan masyarakat desa Pematang Duku Timur bahwa diduga empat unit alat berat milik PT RRL sudah masuk di kawasan hutan desa Pamatang Duku. Sebelumnya pihak perusahaan meminta izin dengan masyarakat desa Kelamantan ingin memarkirkan alat berat di desa tersebut.

"Tapi kemudian ada dugaan alat berat tersebut sudah masuk ke dalam hutan karena tidak ditemukan lagi di lokasi semula. Kalau ini memang benar, kita sangat sayangkan apa yang menjadi komitmen PT RRL sebelumnya, bahwa mereka tidak akan beraktifits sebelum persoalan selesai," papar Eko.

Tidak hanya meluahkan kekesalan kepada PT RRL, Eko juga menyayangkan ketidaktegasan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bengkalis, karena tidak bisa bersikap tegas dalam persoalan ini. "Sebelumnya Dishut juga sudah meminta kepada PT RRL agar jangan beroperasi dulu, nyatanya kok seperti ini," kesal Eko.

Sementara itu menurut warga desa Kembung Luar, Fakhrudin bawa sebelum ini ada beberapa warga dusun Puing desa Kembung Baru yang melihat aktifitas alat berat di hutan perbatasan Kembung Baru-Kelemantan. Menurut operator alat berat, mereka sedang mengerjakan proyek pemerintah membuat jalan tembus dari dusun Kanjau desa Kelemantan ke dusun Puing desa Kembung Baru. Padahal proyek tersebut tidak ada.          

Terkait dugaan adanya alat berat perusahaan yang beroperasi di kawasan Pematang Duku dan Kembung Baru, Ketua DPRD H Heru Wahyudi mengaku juga mendengar informasi tersebut. Heru berjanji, pihaknya akan memanggil Dinas Kehutanan Bengkalis untuk mengklarfikiasi dugaan tersebut.

"Sebetulnya di awal tadi ingin saya tanyakan juga dugaan beroperasinya alat berat ini, ternyata kawan-kawan aliansi juga susdah mendengar ini. saya tidak tahu pasti apakah informas ini benar atau tidak, untuk itu dalam waktu dekat kami akan panggil Disbunhut untuk kita minta kejelasannya," ujar Heru.

Terpisah Humas PT RRL, Abdul Hadi saat dihubungi mengatakan, dirinya memastikan untuk di blok 2, (Bantan dan sekitarnya) belum ada aktiftas apapun, apalagi sampai masuk alat berat. Saat ini untuk blok 2 baru atau masih tahap sosialisasi.

"Kalau untuk blok 2 saya jamin tak ada pak, belum ada aktifitas selain sosialisasi. Tapi kalau di blok 1 bisa saja, karena di blok 1 sudah lama beroperasi dan saya kira kalaupun ada alat berat yang masuk ke sana tak masalah," ujar Abdul Hadi. (putra)‎



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)