| | | | | | |
Jum'at, 19 Oktober 2018  
DariRiau.com / DPRD Bengkalis / Demokrat Dukung Pembentukan Pansus ULP Bengkalis

Demokrat Dukung Pembentukan Pansus ULP Bengkalis


Senin, 31/08/2015 - 13:04:01 WIB

DARIRIAU.com - Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkalis. Agar terbentuk cepat,  Komisi II DPRD Bengkalis segera melakukan rapat internal di masing- masing Komisi. 

Hal demikian ditegaskan Fraksi Demokrat DPRD Bengkalis melalui Sekretaris ‎Nurazmi Hasyim ST kepada DARIRIAU.com Senin, (31/8). 

"Pembentukan Panitia Khusus (pansus) terkait kinerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkalis oleh Komisi II DPRD Bengkalis segera mungkin dilaksanakan, langkah tersebut sudah tepat guna mengevaluasi kenerja badan 'ad hoc' ULP Bengkalis selama 2 periode yang dipimpin Sevnur," kata anggota DPRD Bengkalis Dapil Kecamatan Rupat ini.

Dikatakannya, bahwa fraksi-nya sepakat dengan pembentukan Pansus ULP Bengkalis tersebut. Dimana berawal dari anggota Komisi II tersebut.

Menurutnya, ULP sebagai ‎lembaga Ad Hoc tetap berada di bawah pengawasan pemerintahan daerah, baik itu eksekutif dan legislatif, karena semua personil didalamnya adalah PNS dan proyek yang dilelangkan menggunakan dana APBD Bengkalis.    

"Kami dari Fraksi Demokrat mendukung keinginan dari kawan-kawan di dewan untuk menempuh langkah berikutnya, yaitu membentuk Pansus ULP. Hanya saja pembentukan pansus itu jangan dipersepsikan negatif, karena tiga kali dipanggil hearing (dengar pendapat,red) oleh komisi II, ‎pihak ULP selalu mangkir," ungkap Nurazmi. 

Langkah pembentukan pansus itu lebih mengedepankan kepada persoalan kinerja ULP, karena sampai sekarang ini proses pelelangan di ULP ‎Bengkalis tidak kunjung selesai. Kemudian dampak dari keterlambatan pelelangan tentu saja kepada pembangunan daerah dan masyarakat selaku objek dari kegiatan pembangunan itu sendiri. 

Hal tersebut seharusnya menjadi catatan dalam pembentukan pansus, dan Fraksi Demokrat berharap benang kusut yang terjadi di ULP dapat diurai melalui pansus.    

"Fraksi Demokrat sendiri mendukung sepenuhnya pembentukan pansus bukan karena tendesi sakit hati atau ada hal lain, tapi murni demi ‎kepentingan pembangunan daerah. Apalagi personil ULP, mulaid ari ketua ULP sampai ketua-ketua Pokja membandel ketika dipanggil hearing oleh komisi II beberapa waktu lalu, " ulas Nurazmi.     

Sebelumnya, ketua Komisi II Syahrial ST menggulirkan wacana pembentukan Pansus ULP karena lembaga pengadaan barang dan jasa tersebut selalu mangkir dari panggilan komisi II untuk hearing. 

Komisi II sendiri menurut Syahrial memanggil ULP hearing bukan bermaksud macam-macam, hanya ingin mengetahui progres pelelangan sampai pertengahan tahun anggaran berjalan. (ptr)




| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)